MERTI BUMI KAMPUNG SUROCOLO WUJUD RASA SYUKUR DAN PEMANJATAN DOA
Merti Bumi atau nyadran Kampung surocolo,salah satu tradisi nenek moyang yang turun temurun dari dua Dusun yaitu Ds Poyahan Dan Ngreco, merti bumi diselenggarakan setiap tahun sekali,tepatnya untuk tahun ini Tgl 02-10-2019 hari rabu kliwon di surocolo,yang masih di Uri uri oleh masyarakat kampung surocolo hingga sekarang.
Kegiatan tradisi inti tersebuttelah ditandai dengan penyembelihan kambing jantan yang sehat dan berumur,serta dimasak dengan cara "krawon" dalam sebutan masyarakat setempat atau daging tersebut di campur parutan kelapa lalu disajikan kenduri berujud tumpengan hasil bumi,Doa bersama lalu di bagikan kepada masyarakat sekitar dan anak anak.
Tradisi tersebut mulai sekarang di kolaborasi dengan pentas seni seperti ,jatilan,kethoprak,gejog lesung,bergodo dan panembrono oleh peseni lokas kampung surocolo.hal tersebut mempunyai multi tujuan diantaranya mengankat Potensi seni lokal masyarakat setempat,mengangkat potensi wisata lokal sehingga dapat meningkatnya pendapatan ekonomi bagi masyarakat kampung surocolo tersebut.
Hal tersebut juga menunjukkan bahwa Desa Seloharjo adalah Desa Budaya,maka tidak lepas dari peran Pemerintah Desa Seloharjo sebagai wadah bagi masyarakat kampung surocolo,berangkat dari hal tersebut diatas maka dapat terwujud kegiatan merti bumi kampung surocolo dengan hikmat ,sakral dan meriah.
Merti bumi kampung surocolo didukung sepenuhnya oleh Pemerintah Desa Seloharjo,Muspika Kecamatan Pundong,Pemerintah Kab Bantul,Dinas Kebudayaan DIY,BPCB DIY.dalam Perayaan merti bumi surocolo tersebut turut hadir Wakil Bupati Bantul Bpk H. Abdul Halim Muslih ,DPRD DIY Bpk Joko Purnomo dan Kepala Dinas Terkait.Seloharjo 03-10-2019.
Kirim Komentar