Tradisi Gumbreg Yang Masih Lestari Di Padukuhan Geger, Seloharjo
24 Januari 2024 0 Kali Dibaca Berita Desa

Tradisi Gumbreg yang Masih Lestari di Padukuhan Geger, Seloharjo

Seloharjo- Gumbreg adalah tradisi kebudayaan Jawa yang masih dilaksanakan secara turun-temurun dan dilestarikan oleh masyarakat Kalurahan Seloharjo. Masyarakat Kalurahan Seloharjo yang sebagian besar bermata pencaharian sebagai petani melaksanakan tradisi Gumbregan sebagai rasa syukur kepada Sang Maha Kuasa serta ucapan terima kasih kepada hewan ternaknya yang telah membantu dan berperan serta dalam memenuhi kebutuhan. Masyarakat Kalurahan Seloharjo mengenal Gumbreg sebagai lebaran hewan. Lebaran hewan yang dimaksud adalah lebaran hewan ternak yang dipelihara oleh masyarakat setempat seperti sapi, kambing, ayam dan hewan ternak lainnya. Tradisi Gumbreg ini sendiri bertujuan agar hewan peliharaan tersebut dapat berkembang biak dengan baik, sehat, aman dari segala mara bahaya, serta mampu memberikan manfaat bagi pemeliharanya. Adapun masakan yang disiapkan untuk hewan ternak berupa ketan(jadah), Kacang Tanah, ketupat, mbili, garut, ketela, ubi.

Selain sebagai wujud syukur atas peliharaan ternak yang dimiliki, adat tradisi Gumbregan juga merupakan permohonan maaf kepada hewan ternak. Tradisi Gumbregan rutin digelar tiap wuku Gumbreg (suatu siklus waktu dalam tahun kalender jawa yang berumur 7 hari). Gumbreg yang jatuh pada hari Selasa, 24 Januari 2024, Kemudian dilanjut dengan kegiatan doa bersama yang biasanya dilakukan secara bersama-sama di masing-masing Balai Padukuhan. 

Kirim Komentar

CAPTCHA Image